Friday, November 15, 2019

Contoh Latar Belakang Makalah Mutu Pendidikan Kejuruan


Tingkat keberhasilan pembangunan nasional Indonesia di segala bidang akan sangat bergantung pada sumber daya manusia sebagai aset bangsa dalam mengoptimalkan dan memaksimalkan perkembangan seluruh sumber daya manusia yang dimiliki. Upaya tersebut dapat dilakukan dan ditempuh melalui pendidikan, baik melalui jalur pendidikan formal maupun jalur pendidikan non formal.
Salah satu lembaga pada jalur pendidikan formal yang menyiapkan lulusannya untuk memiliki keunggulan di dunia kerja, diantaranya melalui jalur pendidikan kejuruan. Pendidikan kejuruan adalah pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik, terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu (Wikipedia 2019).
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, kembali menegaskan pentingnya meningkatkan kualitas manusia Indonesia melalui pendidikan vokasi dan pendidikan kejuruan (Kompas.id, 2019). Artinya, di indonesia pendidikan kejuruan lebih di fokuskan daripada pendidikan menengah lainya. Namun, kenyataanya pendidikan kejuruan di Indonesia secara garis besar tidak berjalan dengan baik yang mengakibatkan lulusanya tidak siap kerja dan menjadi pengangguran.
Dikutip dari CNN Indonesia, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro. Menilai ada anomali terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Ini lantaran lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) lebih banyak menganggur dibanding Sekolah Menengah Atas (SMA). Bambang mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2018 yang menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia sebesar 6,99 juta orang, atau 5,34 persen dari jumlah angkatan kerja sebanyak 131,01 juta jiwa.
Dari jumlah tersebut, lulusan SMK menganggur tercatat 11,24 persen, sementara lulusan SMA menganggur mengambil porsi 7,95 persen. Menurut Bambang kondisi ini terbilang tak masuk akal. Sebab, lulusan SMK harusnya bisa lebih mudah mendapatkan pekerjaan karena dibekali kompetensi dan keterampilan yang mumpuni dibandingkan SMA.
Berarti mutu lulusan SMK masih kurang baik sehingga menyebabkan lulusan SMK mendominasi pengangguran di Indonesia, penyebab lainya yaitu lulusan SMK tidak memiliki lapangan pekerjaan untuk mengaplikasikan keterampilan yang mereka miliki.
Untuk mengatasi masalah diatas perlu adanya perhatian khusus terhadap mutu pendidikan kejuruan.  Memperbaiki mutu pendidikan kejuruan adalah salah satu upaya yang dapat menyesaikan masalah diatas. Dengan menerapkan manajemen mutu yang baik dan upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan kejuruan, menjadikan pendidikan kejuruan bekerja lebih optimal untuk menghasilkan lulusan yang bermutu yang akan mengisi kebutuhan pasar DU/DI.

No comments:

Post a Comment

Pengertian Konsep Diri (Self-Concept)

Konsep diri ( Self-Concept ) merupakan suatu bagian yang penting dalam setiap pembicaraan tentang kepribadian manusia. Konsep diri meru...