Konsep
diri (Self-Concept) merupakan suatu
bagian yang penting dalam setiap pembicaraan tentang kepribadian manusia.
Konsep diri merupakan sifat yang unik pada manusia, sehingga dapat digunakan
untuk membedakan manusia dari mahluk hidup lainya.
Adapun
pengertian konsep diri menurut beberapa para ahli. Menurut Hurlock (1997 :235)mengatakan
bahwa : “konsep diri menyangkut gambaran diri fisik yang berkenaan dengan tampang
atau penampakan atau menyangkut pada kemenarikan atau ketidakmenarikan diri,
serta cocok atau tidak cocoknya jenis kelamin, dan pentingnya bagian-bagian
tubuh yang berbeda beserta psikis yang melekat padanya”. Hurlock membagi konsep
diri menjadi tiga bagian yaitu :ideal-self
yaitu pengertian seseorang tentang bagaimana dirinya yang seharusnya, social-self yaitu pengertian seseorang
yang berhubungan dengan perasaan mengenai dirinya, real-self yaitu pengertian seorang tentang bagaimana dirinya yang
sebenarnya.
Menurut Malcolm
(Soenardji,1998: 137)Yang menyatakan
bahwa:“Semakin berkembang pergaulan seseorang maka ia mampu untuk mengetahui
lingkunganya, sementara ia mengetahui lingkunganya, ia pun mengetahui siapa
dirinya, dan ia pun mengembangkan sikap terhadap dirinya sendiri dan
perilakunya. Pengetahuan dan sikap ini di kenal dengan konsep diri atau self-concept”. Seorang anak yang sering
bergaul dengan temanya lebih mudah mengenali siapa dirinya sebenarnya. Karena,
yang menilai diri kita bukanlah kita sendiri melainkan orang lain yang menilai
diri kita sendiri.
Menurut Burk“konsep
diri seseorang di bentuk melalui belajar. Sebagai hasil belajar, mengandung
unsur-unsur deskriptif (penggambaran
diri), unsur evaluatif (penilaian)
yang berbaur dalam pengalaman. Konsep diri seorang anak di pengaruhi oleh hasil
belajar/pengalaman yang ia dapatkan, seiring dengan pertumbuhan anak tersebut”.
Seorang anak yang terpelajar mempunyai sopan santun yang baik di karenakan anak
tersebut mengetahui bahwa sopan santun adalah sifat menghargai orang lain,
sifat ini umumnya di ajarkan olah orang tua dan di sekolah.
Menurut
Agustiani (2009) : “konsep diri merupakan gambaran yang di miliki oleh
seseorang tentang dirinya yang di bentuk melalui pengalaman-pengalaman yang di
peroleh dari interaksi dengan lingkungan. Konsep ini bukan merupakan faktor
bawaan, melainkan berkembang dari pengalaman terus menerus”. Pada dasarnya
konsep diri seorang anak sangat di pengaruhi oleh faktor lingkungan, baik
lingkungan keluarga, masyarakat, dan sekolah.
Berdasarkan
pendapat-pendapat para ahli bisa di simpulkan bahwa konsep diri (self-concept) yaitu pandangan kita
mengenai siapa diri kita, apa dan bagaimana diri kita. Pandangan tersebut di
mulai dari identitas diri, harga diri, karakterisrik diri, serta peran diri
kita. Pandangan ini adalah hasil dari interaksi diri sendiri maupun interaksi
dengan orang lain (lingkungan sosial).

No comments:
Post a Comment